Hai, tulisan pertama aku ini memang bukan seperti biasanya. tetapi aku ingin membagikan pengalaman tidak mengenakan aku ke kalian supaya kalian bisa lebih berhati-hati lagi.
Aku tau banget sekarang ini modus penipuan itu banyak banget. tapi yang aku ingin share bukan tentang penipuan tapi ketidak telitian ku dalam mentransfer dana.
Tahun 2026 ini di awali dengan gebrakan baru dimana aku ingin membayar kartu kreditku. Karna dana tersebut ada di bank lain maka aku harus memindahkan uang tersebut. Nominalnya cukup besar menurutku walau itu masih dibawah 10 juta rupiah tapi itu diatas UMR Jakarta ( bisa kalian kira-kira sendiri aja).
Ya karena aku sadar detik itu juga salah, akupun cepat-cepat menghubungi kedua bank terkait yaitu Krom Bank sebagai pengirim dana dan Jenius ( SMBC ) sebagai penerima dana.
Awalnya aku udah cukup panik dikarenakan kedua bank ini menurutku cukup menganggap itu hal yang tidak urgent gitu.
Tapi oke aku tetap tenang dan juga mengikuti semua prosedurnya. Mulai dari membuat surat pernyataan hingga meminta Krom Bank surat bilateral. Bilateral adalah jenis hubungan, perjanjian, atau kerja sama yang melibatkan hanya dua pihak, biasanya antara dua negara.
dari awal aku sudah menyebutkan nominal salah transfer tersebut dan ya mereka tidak berjanji juga jika uang tersebut dapat kembali. Akupun tau konsekuensi tersebut dan tidak masalah jika semua itu jelas.
tiap hari aku berusaha followup dari krom bank apakah surat tersebut sudah sampai ke tangan jenius atau tidak. sampai akhirnya surat tersebut sudah sampai di Jenius.
akupun berharap kalau Jenius bisa membantuku. tapi setelah telepon after surat tersebut dikirim jawaban mereka adalah aku harus memiliki nomer surat bilateral tersebut dan sedangkan Krom bank tidak mau memberikan dengan alasan internal.
akupun tidak menyerah, dan mencoba untuk email Krom Bank kembali dan hasilnya mereka bilang pengajuanku ditolak dengan 3 alasan dan yang point 1 dan 3 aku sudah penuhi karena dari awal aku ngeh dan langsung bertindak cepat. akupun awalnya mencoba tanya CS jenius yang ada di aplikasi dan mereka bilang tidak ada kebijakan minimun seperti itu. ini saya screenshootkan.
berarti kan saya curiga dengan Krom Bank apakah dia betulan dapat itu dari Jenius atau memang sebenarnya cuma mengada-ngada saja?
akhirnya aku mencoba ke cabang jenius yang ada di kotaku. mereka bilang tidak dapat memberikan data dan juga uang tersebut masih berada di rekening penerima alias si penerima tersebut kemungkinan belum tau ada dana masuk.
lalu aku berusaha mendesak CS Krom Bank, dan mereka bilang kalau permintaanku di tolak oleh Bank Jenius dikarenakan nominalnya kurang dari 10 Juta Rupiah yang menurutku itu tidak masuk akal dan kenapa tidak info dari awal kalau tidak bisa membantu ?.
Akhirnya karena jawaban CS Krom Bank tetap sama, akupun mencoba kembali hubungi CS Bank Jenius karena kalau cabang itu mereka sebetulnya SMBC dan mereka hanya menyarankan untuk telepon langsung ke bank digital Jenius.
Setelah aku menceritakan kembali dan aku bilang kalau aku tidak mendapatkan nomor surat tersebut, lalu CS Jenius mengkonfirmasi pihak mereka dan tiba-tiba mereka mengakui kalau kurang dari 10 Juta Rupiah tidak dapat dibantu proseskan.
Menurutku ini hal yang cukup ganjal dan mereka bilang ini sudah kebijakan dari bank sedangkan di awal mereka tidak sama sekali menyebutkan kebijakan tersebut. kalau misalnya memang ada kebijakan tersebut harusnya semua CS bank Jenius tau dan mereka bisa bicara diawal dan tidak memberikan harapan palsu seperti itu.
Aku cukup kecewa sebagai nasabah, dan berharap agar teman-teman lebih berhati-hati ketika melakukan transfer. karena hal yang harusnya bisa diperjuangkan untuk kembali walau hanya sedikit harapan, bisa jadi benar-benar 100% tidak kembali dengan kebijakan yang menurut saya cukup dan sangat tidak wajar BANK JENIUS!
Semoga cerita ku ini bisa mengedukasi kalian dan bisa membuat kalian lebih hati-hati kembali.
.jpeg)









0 comments
Post a Comment